Harian Suara Jakarta.Com
Jakarta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelar Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran, yang menghadirkan seluruh Kepala Dinas Pendidikan daerah se-Indonesia di Jakarta, pada 4 hingga 6 September 2026.
Di antara jajaran pejabat daerah yang hadir, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara, Oktofianus Yeimo, S.E, turut serta dalam agenda tersebut guna mengawal aspirasi dan pengembangan pendidikan di wilayahnya.
“Rakor ini sangat luar biasa. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, komunikatif, dan memberikan manfaat besar bagi kami di daerah. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya ke pada seluruh panitia penyelenggara dan para pemateri yang telah mempersiapkan materi secara matang.Kami merasa sangat puas dan berharap agenda strategis seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang guna memperkuat pemahaman serta efektivitas pelaksanaan program kerja di daerah, “Demikian disampaikan Oktofianus Yeimo, S.E, di sela-sela acara Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah di Jakarta.
Terkait program revitalisasi sarana dan prasarana fisik di kabupaten Tolikara, ” Puji syukur pengerjaan untuk tingkat SMP dan SMA tahun ini maupun tahun sebelumnya, telah terealisasi dengan baik, tepat waktu, dan hasilnya sangat memuaskan, ” imbuhnya
Kendati demikian, kami sangat berharap perhatian dan bantuan serupa dapat terus berlanjut. “Ke depan, kami memohon agar sektor Pendidikan usia dini seperti TK dan PAUD di wilayah kami mendapat perhatian lebih. Saat ini, fasilitas pendukung di tingkat PAUD/TK di Tolikara masih terbatas, terutama terkait ketersediaan alat permainan edukasi, sarana bantu mengajar, hingga buku bacaan.
Meskipun bantuan telah beberapa kali diterima, jumlahnya belum sepenuhnya memadai dan merata di seluruh pelosok, “tuturnya
Selain sarana fisik, penguatan literasi anak juga menjadi fokus krusial bagi kami. ” Saat ini, kami masih mengalami keterbatasan koleksi buku, baik buku pelajaran pokok maupun buku pengetahuan umum.
Secara khusus, pada jenjang SMA dan SMK, kami sangat membutuhkan buku panduan guru, buku teks siswa, buku panduan praktik, hingga buku buku ketrampilan. Penyediaan buku ketrampilan ini penting agar para siswa memiliki nilai tambah dan ketrampilan praktis di luar kurikulum formal sekolah, ” Jelasnya
Melalui momentum Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara sangat berharap pemerintah pusat dapat terus memberikan pendampingan berkelanjutan-baik melalui pengalokasian bantuan fisik, distribusi buku pelajaran, maupun penguatan materi teknis lainnya demi kemajuan pendidikan di daerah kami, “pungkas Kepala Dinas, Oktofianus Yeimo.(dp)

