Bisnis

Batik Peribangati Lahat dan Wastra Sumsel di Kriya Nusa 2026

Spread the love

  Harian Suara Jakarta.Com

Jakarta – Pameran Kriya Nusa 2026 menjadi momen istimewa bagi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada penyelenggaraan tahun ini. Sumatera Selatan dipercaya menjadi ikon utama yang menampilkan kekayaan kriya, seni dan wastra nusantara dari 17 Kabupaten dan kota se-Sumsel.

Kehadiran ragam warna dan motif busana yang dibawakan dalam ajang fashion show Kriya Nusa 2026 tidak sekadar memanjakan mata, melainkan sarat akan nilai sejarah serta filosofi mendalam. Setiap daerah menyajikan karya yang mereflesikan identitas dan karakter masyarakatnya masing- masing, mulai dari kemewahan Kain Songket khas Palembang dan Lahat, hingga keunikan Batik Peribangati.

Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah Batik Peribangati, Batik khas dari Kabupaten Lahat.
Batik ini menyimpan cerita unik mengenai semangat pemberdayaan masyarakat lokal, ” Jadi batik kami ini seperti yang saya pakai, batik Peribangati namanya ” ujar Ketua Dekranasda Kab Lahat, Ir, Hj, Sri Meliyana, di lokasi pameran kriyanusa, Jakarta, Sabtu 26/9/2026.

“Masyarakat kami sejatinya adalah petani, bukan pembatik. Namun, di bawah arahan Ibu Febrita Herman Deru selalu Ketua Dekranasda Sumatera Selatan, seluruh Kabupaten/kota didorong untuk melahirkan Batik khas masing-masing. Ini adalah langkah penting untuk melindungi hak cipta serta kelestatian warisan budaya, ” tambahnya

Perpaduan motif pada Batik Peribangati dirancang penuh makna filosofis, dimana ornamen Ukiran Rumah Bagi mengambil ragam hias arsitektur rumah kuno/adat Lahat sebagai lambang penghormatan terhadap tradisi dan akar budaya leluhur. yang kemudian dipadukan secara harmonis dengan motif Bunga Daun Kopi yang mencerminkan komoditas utama perkebunan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat Lahat.

Kebanggaan ini kian menguat seiring terpilihnya Sumatera Selatan sebagai ikon Kriya Nusa 2026 yang menjadi panggung apresiasi kolektif. Sinergi dari seluruh Kabupaten dan kota seperti Palembang, Lahat, Pagar Alam, hingga Lubuk Linggau membuktikan betapa kaya dan beranekaragamnya potensi Kriya di wilayah Sumsel.

Kehadiran Ketua Dekranasda Kabupaten Lahat, Hj Sri Meliyana bersama jajaran pimpinan daerah se-Sumsel menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan sekaligus memperluas jangakaun warisan budaya Sumatera Selatan di tingkat nasional.

Melalui rangkaian peragaan (fashion show) dan pameran kerajinan selama gelaran Kriya Nusa 2026, Sumatera Selatan sukses menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga identitas daerah, memberdayakan pengrajin lokal, dan membawa kebanggaan Kriya Nusantara menuju panggung yang lebih luas. Terlebih, kemeriahan ini masih akan berlanjut dengan peragaan busana, “Besok akan ada fashion show lagi dari Kabupaten yang lain, jadi selamat menyaksikan betapa kayanya Sumatera Selatan “pungkas Ibu Sri meliyana penuh antusias.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *