Harian Suara Jakarta.Com
Jakarta, Kehadiran Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kotawaringin Barat menyemarakkan pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Melihat riuhnya suasana menjelang seremoni pembukaan Jamnas XII 2026,Aida Lailawati, M.Si, selaku Ketua Kwarcab Kotawaringin Barat merasa kagum pada tingginya semangat ribuan anggota Pramuka Penggalang yang datang dari berbagai pelosok negeri.
Dalam perhelatan tingkat nasional yang digelar tiap Lima tahun sekali ini, Kwarcab Kotawaringin Barat memberangkatkan kontingen dalam jumlah besar yang terdiri dari jajaran peserta, jajaran pimpinan kontingen, hingga para pendamping.
“Pihak kami memberangkatkan kurang lebih 70 personel, dengan jumlah pramuka penggalang sebanyak 32 orang. Mereka didampingi 4 pimpinan kontingen serta puluhan pengurus kwarcab dan guru dari gugus depan, menurut keterangan Aida Lailawati di area Perkemahan Cibubur, medio kamis 13/8/2026.

Aida Lailawati yang juga sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kotawaringin Barat, menerangkan bahwa seluruh Penggalang yang tampil di Jamnas 2026 telah melewati proses seleksi ketat pada 6 Kwartir Ranting se-Kabupaten Kotawaringin Barat. Distribusi peserta disesuaikan dengan pembagian kuota gugus depan di setiap wilayah. Tahapan pembentukan karakter dan pelatihan bahkan program pengkaderan ini sudah disiapkan sejak mereka masih berada di kelas awal SMP.
” Persiapannya dilakukan secara matang. Pembinaan di tingkat gugus depan dimulai sejak akhir semester kelas satu SMP, yang kemudian dilanjutkan dengan pemusatan latihan intensif beberapa bulan menjelang keberangkatan, ” terang Aida.
Terkait dukungan pendanaan, Aida turut memuji kepedulian Pemkab Kotawaringin Barat. Meskipun ada kebijakan penghematan anggaran secara nasional, Pemkab Kotawaringin Barat mengupayakan ketersediaan dana guna memastikan keberangkatan rombongan berlangsung aman tanpa kendala.
Dirinya juga mendukung penuh terobosan Kwartir Nasional (Kwarnas) dalam memperbarui sistem pengelolahan acara, seperti pengoperasian smartphone untuk mengintegrasikan alur kegiatan dan panduan peserta secara langsung (real-time) .
Walau manajemen acara kini telah dibantu teknologi digital, Aida menggarisbawahi bahwa ajang Jamnas 2026 pada hakikatnya total bertujuan menempa ketahanan mental dan kemandirian para peserta di lapangan.
” Di tempat ini, anak- anak dilatih untuk lepas dari ketergantungan pada smartphone. Mereka dibentuk untuk siap capek, siap panas, serta mengasah jiwa kepemimpinan, kebersamaan dan kemandirian. Karakter sebagai anak bangsa yang kuat benar-benar digembleng di sini, ” Ujar Aida
Di akhir perbincangan, Aida Lailawati menaruh harapan agar sepulang dari agenda Jamnas 2026, para anggota Penggalang dapat membawa pengalaman manis, energi positif, serta keteladanan sikap untuk diwariskan kepada rekan-rekan mereka di sekolah dan gugus depan di Kotawaringin Barat.(dp)

