Harian Suara Jakarta.Com
Jakarta, Melalui penyelenggaraan oleh PT GEM Indonesia, INAMARINE kian mengukuhkan eksistensinya sebagai pameran Industri maritim terbesar di tanah air.
Pameran yang diadakan di JIEXPO Kemayoran Jakarta, pada tanggal 28 hingga 30 Juli 2026,menjadi ajang titik temu strategis untuk memperkuat sinergi dan mempercepat perkembangan maritim nasional.
Sebagai sosok yang memiliki latar belakang dan pengalaman panjang di dunia maritim,
Akademisi sekaligus dosen Program Studi Magister Keamanan Maritime Fakultas Keamanan Nasional Univesitas Pertahanan, Dr.Ir.Rudiyanto,Dip, ISM, MIIRSM, MBA, CIQnR, CIQaR, hadir memenuhi undangan dalam pameran international INAMARINE 2026. beliau menyampaikan apresiasinya atas konsistensi penyelenggaraan ajang tahunan tersebut.Ia menekankan pentingnya ajang pameran sekelas Inamarine sebagai wadah strategis untuk mempromosikan Industri maritim dan memperkuat jaringan kerja sama global.
“Bicara promisi, pelaku industrial maritim butuh ajang untuk mengenalkan lini produk maupun layanannya kepada pemangku kepentingan. Konsisten pameran tahunan ini patut diapresiasikan karena membuka ruang promosi, kolaborasi serta peluang kemitraan bisnis maupun non bisnis, “ucap Rudiyanto kepada media di sela sela acara Inamarine di jiexpo Jakarta, selasa 28/7/2026.
Hal yang tak kalah menarik dalam pameran kali ini adalah pemaduan sektor maritime dan perkeretaapian (railway). Langkah integrasi tersebut dinilai sangat strategis dalam menjalankan berbagai tantangan transportasi di Indonesia.
Menurutnya, interkoneksi antarmoda-seperti integrasi jalur laut dan rel kereta api-sangat krusial untuk meningkatkan efisiensi sekaligus efektivitas sistem transportasi di indonesia.
Ia menambahkan bahwa penggabungan sektor maritime dan perkeretaapian (railway) dalam satu pameran membuka peluang interkoneksi antarmoda yang nyata.
Menurutnya, hal ini tidak hanya menjadi tantangan dan peluang bagi transportasi Indonesia, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai sarana studi serta diskusi yang sangat strategis.
Rudiyanto berharap PT GEM Indonesia dapat terus mengembangkannya dengan jangkauan pameran yang lebih luas serta membawa topik-topik strategis yang tengah menjadi perhatian dunia.
Menurutnya topik yang diangkat dalam pameran Perlu diselaraskan dengan aturan terbaru International Maritime Organization (IMO) maupun penyesuaian regulasi di tingkat nasional.
Penyelarasan ini bertujuan mendorong para pelaku industri maritim nasional agar lebih sigap dalam mengadopsi dan mengimplementasikan standar global.
Sebagai akhir perbincangan, Rudiyanto berharap penyelenggaraan di masa mendatang dapat hadir dalam skala yang lebih besar dan jangkauan audiens yang lebih luas.
Pentingnya terus menyoroti isu-isu krusial yang tengah berkembang, mulai dari standar dan resolusi IMO terbaru hingga regulasi nasional yang berlaku.
“Dengan demikian, sektor maritim dan transportasi kita beradaptasi dengan perkembangan serta aturan global secara lebih cepat, “tegasnya memungkas.(dp)

